TALIABU – Kabupaten Pulau Taliabu menjadi satu-satunya daerah di Maluku Utara yang dipastikan tidak mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur. Keputusan penarikan kontingen secara mendadak menuai kekecewaan dari Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.

Dikutip dari Malutpos, Sarbin menilai batalnya keberangkatan kontingen Taliabu merupakan pukulan bagi pembinaan generasi muda. Menurutnya, kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan ajang penting bagi anggota Pramuka untuk belajar, membangun karakter, dan menjalin persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia.

“Kami sangat menyayangkan ada satu daerah yang akhirnya tidak ikut. Padahal, Pramuka merupakan sarana pembinaan generasi muda yang sangat penting. Anak-anak harus diberi kesempatan belajar bersama peserta dari seluruh Indonesia,” tegas Sarbin usai melepas Kontingen Maluku Utara di Asrama Haji Ternate beberapa hari lalu.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Muhammad Abusama, juga membenarkan bahwa Maluku Utara mengirimkan 413 peserta dari sembilan kabupaten/kota. Sementara Pulau Taliabu resmi mengundurkan diri menjelang keberangkatan.

Absennya Pulau Taliabu di Jamnas XII memunculkan pertanyaan besar karena daerah tersebut menjadi satu-satunya kabupaten di Maluku Utara yang gagal mengirimkan peserta ke ajang Pramuka tingkat nasional.

Keputusan ini dinilai menghilangkan kesempatan para anggota Pramuka Taliabu untuk mengembangkan pengalaman, wawasan, dan kemampuan melalui kegiatan berskala nasional.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter