TALIABU – Di tengah momentum peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, persoalan akses kebutuhan dasar masyarakat kembali menjadi perhatian. Warga Desa Limbo, Kabupaten Pulau Taliabu, hingga kini disebut masih belum menikmati akses air bersih.

Kondisi tersebut disampaikan Bupati Pulau Taliabu dalam amanatnya pada acara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Hemungsia-Sia Dufu.

Di hadapan para anggota Paskibraka dan tamu undangan, Bupati menegaskan bahwa makna kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni dan perayaan. Menurutnya, kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat melalui terpenuhinya kebutuhan dasar, termasuk akses terhadap air bersih.

“Di hari malam ini kita merayakan pengukuhan, ada saudara-saudara kita, keluarga kita di Desa Limbo yang sampai hari ini masih belum ‘merdeka’ karena belum bisa mendapatkan akses air bersih,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan tersendiri di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sebab, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, masih terdapat masyarakat di daerah yang harus berjuang untuk memperoleh salah satu kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati kemudian menekankan bahwa kondisi tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama untuk terus dibenahi.

“Dan di situlah, bagi saya, arti kemerdekaan yang sesungguhnya, bahwa merdeka artinya kita mengambil penuh tanggung jawab untuk terus mencintai, menjaga, dan membangun negeri ini,” tegasnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa ukuran kemerdekaan tidak hanya dilihat dari meriahnya pengibaran bendera atau berbagai kegiatan peringatan HUT RI. Kemerdekaan juga harus hadir dalam bentuk pelayanan dasar dan pembangunan yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

Persoalan air bersih di Desa Limbo pun menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah. Di tengah semangat memperingati 81 tahun Indonesia merdeka, masyarakat tentu berharap kemerdekaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter