TALIABU – Ketua DPRD Pulau Taliabu, Moh. Nuh Hasi, mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan bandar udara, terutama penyelesaian pembebasan lahan dan akses jalan menuju lokasi bandara.

Ia menjelaskan, keberadaan bandara akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas investasi di Pulau Taliabu. Investor yang datang ke daerah, kata dia, membutuhkan akses transportasi yang cepat dan efisien agar proses bisnis dapat berjalan lebih efektif.

Karena itu, ia meminta persoalan lahan di sekitar lokasi bandara segera diselesaikan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Menurutnya, bandara merupakan infrastruktur strategis yang dapat mempermudah mobilitas masyarakat, membuka peluang investasi, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap transportasi melalui Luwuk, Kendari maupun Ternate.

“Bandar udara ini harus kita sukseskan, olehnya itu segera mendata dan menyelesaikan persoalan kepemilikan lahan di sekitar lokasi bandara melalui sosialisasi dan dialog bersama masyarakat. Langkah tersebut penting agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,”tuturnya.

Selain itu, ia menilai pembangunan bandara tidak harus langsung dilakukan dalam skala besar. Pemerintah dapat lebih dulu membuka akses penerbangan menggunakan pesawat berkapasitas kecil melalui maskapai seperti Susi Air atau Trigana.

“Jangan dulu kita mengejar bandar udara yang besar. Kita negosiasi yang kecil-kecil dulu,” ujarnya.

Selain lahan, ia juga menekankan pentingnya perbaikan jalan dari Bobong menuju lokasi bandara. Menurutnya, akses tersebut harus disiapkan dengan baik agar dapat mendukung aktivitas masyarakat dan konektivitas menuju bandara.

Ia berharap pembangunan bandara berjalan bersamaan dengan peningkatan infrastruktur pendukung sehingga nantinya mampu memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menarik investasi ke Pulau Taliabu.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter