TALIABU – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Suratman Baharudin, mendesak Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025.

Desakan tersebut disampaikan menyusul temuan DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, yang menunjukkan adanya peningkatan anggaran dana BOP/BOS yang dinilai cukup signifikan pada tahun 2025.

Menurut Suratman, audit yang dilakukan Inspektorat tidak boleh hanya berfokus pada realisasi atau penggunaan anggaran semata. Ia menegaskan, pemeriksaan harus dimulai sejak tahapan awal, yakni proses pengusulan anggaran, agar seluruh alur penggunaan dana dapat ditelusuri secara transparan.

“Penekanannya, jangan hanya mengaudit realisasi anggarannya saja. Audit harus dimulai dari tahapan pengusulan dana BOP/BOS,” tegas Suratman.

Ia menjelaskan, langkah tersebut penting untuk memastikan apakah kenaikan anggaran yang terjadi benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan atau justru terdapat kejanggalan dalam proses pengusulannya.

DPRD, kata Suratman, menemukan adanya lonjakan dana BOP/BOS yang cukup besar berdasarkan hasil evaluasi LKPJ Bupati. Karena itu, ia meminta Inspektorat segera mengambil langkah konkret guna menelusuri sumber peningkatan anggaran tersebut.

“Berdasarkan hasil LKPJ Bupati, DPRD menemukan ada peningkatan dana BOP/BOS yang cukup besar pada tahun 2025. Ini perlu ditelusuri secara serius,” ujarnya.

Suratman berharap audit menyeluruh dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap potensi penyimpangan anggaran di sektor pendidikan.

Ia menegaskan, pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu.

Seputar Taliabu
Editor
Seputar Taliabu
Reporter