TALIABU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Taliabu, Dr. Yosar Kardiat, bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kamirudin, melakukan kunjungan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara.
Kedatangan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu tersebut disambut langsung oleh Plt. Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, didampingi Kasubbag Umum dan Tata Usaha, Rizal Hafel.
Berdasarkan unggahan resmi BPJN Maluku Utara melalui akun Instagram @bpjnmalut, pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah percepatan pembangunan serta peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.
Sekda Pulau Taliabu, Dr. Yosar Kardiat, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur, termasuk penataan perubahan status jalan nasional dengan target proses ditindaklanjuti paling lambat tahun 2027.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut turut dibahas peluang dukungan anggaran pembangunan infrastruktur jalan dengan nilai indikatif kurang lebih Rp1 triliun. Namun, besaran dukungan tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut terkait program, lokasi, serta mekanisme pelaksanaannya.
Pemkab Pulau Taliabu juga menyampaikan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan.
“Peluang ini harus kita kawal secara serius. Karena itu, saya meminta Dinas PUPR segera menyiapkan data teknis, pemetaan ruas jalan dan jembatan, serta daftar prioritas penanganan agar setiap usulan pembangunan memiliki dasar perencanaan yang kuat dan terukur,”pintanya.
Ia menambahkan, rencana kunjungan Kepala BPJN Maluku Utara ke Kabupaten Pulau Taliabu diharapkan menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur di lapangan sekaligus memperkuat sinergi dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Harapan kita, melalui koordinasi yang intensif dan kesiapan dokumen teknis, dukungan pemerintah pusat dapat semakin optimal. Infrastruktur jalan dan jembatan merupakan kunci membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Taliabu,” tutupnya.
Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu berharap berbagai program pembangunan infrastruktur, terutama Inpres Jalan Daerah, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, memudahkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses ekonomi masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu. (*)



