TALIABU – Polemik pengadaan mobiler berupa kursi dan meja untuk puluhan sekolah di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus menuai sorotan. Setelah sebelumnya disorot karena belum terlihat realisasi di lapangan, pihak kontraktor, akhirnya angkat bicara.

Pihak penanggungjawab menyatakan bahwa pengadaan mobiler untuk 29 Sekolah Dasar (SD) dan 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat ini masih dalam tahap proses penyaluran. Mereka membantah jika proyek senilai kurang lebih Rp941 juta tersebut mangkrak atau tidak berjalan.

“Barangnya bukan tidak ada, saat ini masih dalam proses distribusi ke sekolah-sekolah penerima,” ujar perwakilan perusahaan, menanggapi kekhawatiran publik.

Pihaknya menegaskan, alasan keterlambatan lantaran mereka tidak dapat berkomunikasi dengan kepala-kepala sekolah yang berada diwilayah terpencil.

“Ada yang kami komunkasi aktif ada juga yang tidak aktif saat kami hubungi sehingganya itu yang menjadi hambatan kami di lapangan, sebab kami juga khawatir jika barang tersebut tidak sampai ketangan kepala sekolah,” tegasnya.

Diakhir pernyataannya, mereka membeberkan data-data mobiler kursi dan meja yang sudah tersalurkan dan belum tersalur ke sekolah-sekolah penerima.

“Dari 29 sekolah dasar yang sudah tersalurkan sebanyak 16 sekolah yang belum tersalur 13 sekolah. Sementara untuk SMP yang sudah diterima 8 sekolah dan 4 sekolah belum,”tutupnya.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter