TALIABU – Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu melakukan upaya pengendalian hama Sexasava sp. yang menyerang tanaman kelapa milik masyarakat di Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, melalui metode injeksi batang.

Pengendalian tersebut dilakukan dengan menggunakan insektisida sistemik yang bekerja melalui jaringan tanaman. Berbeda dengan insektisida kontak yang membunuh serangga ketika terkena langsung, insektisida sistemik diserap oleh tanaman dan kemudian menyebar melalui jaringan hingga ke bagian daun maupun buah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu, Atma, menjelaskan bahwa salah satu metode pengendalian yang diperagakan kepada masyarakat adalah injeksi batang menggunakan alat bor.

Dalam demonstrasi tersebut, batang pohon kelapa terlebih dahulu dilubangi menggunakan bor dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter. Selanjutnya, insektisida dimasukkan melalui lubang tersebut agar dapat diserap dan diedarkan ke jaringan tanaman.

Salah satu insektisida yang digunakan berbahan aktif dimehipo, yang dikenal dengan nama dagang Spontan.

Menurut Atma, selain metode injeksi batang, pengendalian hama juga dapat dilakukan melalui metode infus akar. Kedua metode tersebut merupakan pendekatan pengendalian menggunakan bahan kimia sistemik.

“Pengendalian ini dilakukan agar racun dapat masuk ke jaringan tanaman dan menyebar ke bagian dedaunan,” demikian penjelasan dalam demonstrasi pengendalian tersebut.

Atma menambahkan, upaya pengendalian serupa juga akan dilaksanakan di wilayah Taliabu bagian selatan, dengan menyasar tiga desa, yakni Desa Tabona, Pencado, dan Loseng.

Pengendalian ini direncanakan menyasar ribuan pohon kelapa milik masyarakat yang terdampak serangan hama.

Namun demikian, penggunaan insektisida sistemik membutuhkan perhatian khusus. Masa kerja bahan kimia diperkirakan dapat mencapai enam bulan, sehingga hasil tanaman yang telah mendapatkan perlakuan tidak boleh dikonsumsi selama periode tersebut sesuai ketentuan label dan petunjuk keamanan produk.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelamatkan tanaman kelapa masyarakat yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga di Kabupaten Pulau Taliabu. (*)

Mawan Mawan
Editor
Seputar Taliabu
Reporter