TALIABU – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, kembali mengalami kendala. Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Wayo dan SPPG Lede, terpaksa tidak menyalurkan MBG kepada penerima manfaat akibat anggaran yang belum dilakukan top-up oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Kondisi tersebut membuat penyaluran MBG di wilayah kerja kedua SPPG untuk sementara terhenti.

Untuk SPPG Wayo, penghentian penyaluran telah berlangsung selama dua hari. Sementara SPPG Lede baru mengalami penghentian penyaluran selama satu hari.

Koordinator Wilayah BGN Pulau Taliabu, Juris Gunawan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan, kendala yang terjadi berkaitan dengan anggaran yang belum tersedia kembali atau belum dilakukan top-up oleh Badan Gizi Nasional.

Saat ditanya mengenai kapan penyaluran MBG akan kembali berjalan normal, Juris menyebut hal tersebut bergantung pada proses dari BGN.

“Tergantung dari Badan Gizi Nasional. Biasanya penarikan data dimulai hari Senin, kemudian top-up mulai Rabu sampai Jumat,” ujarnya.

Dengan mekanisme tersebut, pihak SPPG masih menunggu proses administrasi dan pengisian kembali anggaran dari BGN sebelum dapat kembali menjalankan pelayanan MBG kepada penerima manfaat.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian, mengingat program MBG menyasar kebutuhan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Hingga kini, belum dapat dipastikan secara pasti kapan SPPG Wayo dan SPPG Lede kembali beroperasi. Kepastian tersebut masih menunggu proses top-up anggaran dari Badan Gizi Nasional.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter