TALIABU – Menanggapi pemberitaan terkait ratusan karung pupuk organik yang diduga merupakan bantuan untuk masyarakat dan masih menumpuk di pesisir Pantai Desa Maluli, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pulau Taliabu, Suratman Baharudin angkat bicara.

Ia dengan tegas meminta pihak distributor agar segera menyalurkan pupuk tersebut kepada kelompok tani sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya, bukan membiarkannya terbengkalai di kawasan pesisir pantai.
Menurutnya, pupuk yang diperuntukkan bagi petani merupakan kebutuhan penting dalam menunjang produktivitas sektor pertanian. Karena itu, proses distribusi harus dilakukan secara tepat waktu agar manfaat bantuan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima.
“Jangan sampai pupuk yang seharusnya dimanfaatkan oleh petani justru dibiarkan menumpuk berhari-hari di pinggir pantai. Distributor harus segera menyalurkan kepada kelompok tani sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menilai, penumpukan pupuk dalam waktu lama di kawasan pesisir tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Selain berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat akibat bau menyengat sebagaimana dikeluhkan warga, kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme penyaluran bantuan pupuk kepada kelompok tani.
Untuk itu, ia mendesak distributor agar segera memberikan kejelasan mengenai proses distribusi, termasuk memastikan seluruh pupuk sampai kepada kelompok tani yang berhak menerimanya.
Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait turut melakukan pengawasan terhadap proses penyaluran tersebut, sehingga bantuan pupuk organik benar-benar tepat sasaran dan tidak terbengkalai.
“Tujuan bantuan pupuk adalah membantu petani meningkatkan hasil pertanian. Jangan sampai bantuan yang sudah didatangkan justru tidak segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutupnya. (*)




