TALIABU – Isu pergantian Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu mulai ramai diperbincangkan di tengah publik. Kabar tersebut memicu beragam pandangan politik, terutama di internal Partai Golkar sebagai partai pemilik kursi terbanyak di DPRD Taliabu.

Nama Ketua DPRD saat ini, Moh. Nuh ikut menjadi sorotan setelah muncul isu adanya evaluasi maupun kemungkinan pergantian pimpinan lembaga legislatif tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait isu yang berkembang, Ketua DPRD Pulau Taliabu, Moh. Nuh memilih memberikan jawaban singkat. Ia meminta agar persoalan tersebut ditanyakan langsung kepada Sekretaris DPD II Partai Golkar Pulau Taliabu.

“Silahkan tanyakan kepada Sekretaris DPD II Partai Golkar,” singkat Muh. Nuh.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari DPD II Partai Golkar Pulau Taliabu terkait kebenaran isu tersebut. Sekretaris DPD II Partai Golkar Pulau Taliabu pun memilih diam saat dikonfirmasi media ini mengenai kabar yang tengah viral itu.

Informasi dilapangan, sebagian pihak menilai dinamika internal partai sedang terjadi, sementara lainnya menganggap isu tersebut hanya sebatas rumor politik yang belum memiliki dasar resmi.

Diketahui, Partai Golkar merupakan partai peraih kursi terbanyak di DPRD Pulau Taliabu pada Pemilu 2024 dengan total tujuh kursi, sehingga posisi Ketua DPRD berada di tangan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sebelumnya, pimpinan DPRD Pulau Taliabu periode 2024–2029 resmi dilantik pada November 2024, dengan Moh. Nuh menjabat sebagai Ketua DPRD dari Partai Golkar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada surat keputusan maupun pernyataan resmi dari DPD II Golkar maupun DPP Partai Golkar terkait pergantian Ketua DPRD Pulau Taliabu.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter