TALIABU – Upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi siswa/i di wilayah terpencil terus dilakukan tanpa kenal hambatan. Seperti yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tabona yang tetap konsisten menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada para pelajar di Desa Pencado dan Maluli, meskipun harus melewati medan berat berupa sungai.

Akses menuju kedua desa tersebut diketahui tidak mudah. Petugas SPPG Tabona harus menyeberangi sungai dengan rakit bambu demi memastikan bantuan makanan bergizi dapat sampai tepat waktu kepada para siswa. Kondisi ini tidak menyurutkan semangat para petugas dalam menjalankan tugasnya.

Kepala SPPG Tabona menyampaikan bahwa pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah merupakan prioritas utama, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses. Menurutnya, tantangan geografis justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih maksimal.

“Meski harus melewati sungai dan medan yang cukup sulit, kami tetap berkomitmen agar anak-anak di Pencado dan Maluli mendapatkan asupan gizi yang layak. Ini penting untuk mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar mereka,” ujarnya.

Program pemenuhan gizi ini disambut baik oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat. Para guru mengaku sangat terbantu karena siswa menjadi lebih bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah mendapatkan makanan bergizi secara rutin.

Warga Desa Maluli mengapresiasi dedikasi para petugas SPPG Tabona. Mereka berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah terpencil lainnya di Kabupaten Pulau Taliabu.

Dengan segala keterbatasan yang ada, SPPG Tabona membuktikan bahwa komitmen dan kepedulian terhadap generasi muda mampu mengatasi berbagai tantangan, demi terciptanya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter