TALIABU – Upaya penyelesaian bentrokan antara pemuda Desa Bapenu dan Desa Baho mulai dilakukan oleh aparat kewilayahan. Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat turun langsung memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak di Kantor Desa Bapenu.

 

Dalam pertemuan tersebut, aparat berupaya melakukan mediasi guna mencegah persoalan semakin meluas dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Namun, karena belum tercapai kesepakatan final antara kedua pihak, proses penyelesaian kasus tersebut selanjutnya akan ditangani oleh Polres Pulau Taliabu.

 

Bhabinkamtibmas Desa Bapenu, Komarudin, mengatakan pihaknya akan mengawal proses penyelesaian perkara tersebut agar berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

“Saya pastikan proses penyelesaian bentrokan antara pemuda Desa Bapenu dan Desa Baho akan berjalan dengan baik melalui mediasi di tingkat Polres Pulau Taliabu. Yang salah tetap salah dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Komarudin.

 

Selain itu, ia juga mengimbau tokoh masyarakat dan tokoh agama agar berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk melaporkan pihak-pihak yang diduga menjual minuman keras di Desa Bapenu.

 

Sebelumnya, bentrokan terjadi di lapangan sepak bola Desa Bapenu dan diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras. Sejumlah nama sempat disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut.

Kehadiran aparat TNI-Polri dalam proses mediasi mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat berharap penyelesaian di tingkat Polres Pulau Taliabu dapat berlangsung secara adil dan menjadi langkah awal untuk memulihkan hubungan baik antara warga Desa Bapenu dan Desa Baho.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter