TALIABU – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pulau Taliabu mengakibatkan sejumlah ruangan di Gedung DPRD Pulau Taliabu tergenang air. Genangan tersebut diduga berasal dari kebocoran pada bagian atap gedung yang berada di lantai dua. Kondisi serupa pernah terjadi pada gedung DPRD Taliabu akibat kebocoran atap dan kerusakan plafon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, salah satu ruangan yang terdampak cukup parah adalah ruang kerja Ketua DPRD Pulau Taliabu. Air hujan yang merembes dari atap menggenangi sebagian lantai ruangan sehingga mengganggu aktivitas di dalam kantor legislatif tersebut.

Tidak hanya ruang Ketua DPRD, beberapa ruangan lain di lantai dua juga dilaporkan mengalami kebocoran. Air tampak menetes dari sejumlah titik plafon saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja para anggota DPRD maupun staf sekretariat. Selain berpotensi merusak dokumen penting, kebocoran yang terus terjadi juga dapat mempercepat kerusakan bangunan apabila tidak segera ditangani.

Hingga berita ini dipublish belum ada tanggapan resmi dari pihak sekretariat. Media ini sudah berupaya mengkonfirmasi langsung kepada Ketua DPRD Pulau Taliabu terkait upaya-upaya penganan kondisi tersebut, namun belum di respon.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter