TALIABU – Bupati Pulau Taliabu menegaskan komitmennya untuk segera menangani kerusakan jalan di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat.

Mengingat jalur tersebut rawan kecelakaan dan menjadi akses vital masyarakat, perbaikan jalan tidak akan dilakukan secara biasa, melainkan melibatkan tim ahli agar konstruksi yang dibangun benar-benar aman dan sesuai dengan kondisi geografis setempat.

Sebagaimana beredar di sejumlah media, proses perbaikan jalan Gunung Sampe akan ditinjau secara teknis oleh tim ahli lintas sektor, melibatkan unsur aparat penegak hukum (APH), institusi teknis, perguruan tinggi, hingga kementerian terkait, guna memastikan pembangunan jalan dilakukan secara berkelanjutan.

Namun demikian, rencana tersebut menuai respons dari kalangan aktivis Taliabu. Salah seorang aktivis Taliabu, Lifinus Setu, menegaskan agar pemerintah daerah tidak kembali mengulang pola lama dengan sekadar menyampaikan janji tanpa realisasi di lapangan.

“Masyarakat sudah terlalu sering mendengar rencana dan janji. Jalan Gunung Sampe ini bukan baru rusak kemarin. Sudah bertahun-tahun dibiarkan, baru bergerak setelah ada korban. Jadi kami minta, stop umbar janji, segera buktikan dengan tindakan nyata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kecelakaan yang baru-baru ini terjadi sebagai bukti nyata kegagalan pemerintah daerah dalam mengantisipasi risiko keselamatan warga.

Sebelumnya, sebuah mobil pick up yang mengangkut 11 penumpang, termasuk seorang bayi berusia 4 bulan, terbalik di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Minggu (7/2/2025).

Kecelakaan tersebut diduga kuat terjadi akibat kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat penanganan serius.

Menurut aktivis tersebut, keterlibatan tim ahli memang penting, namun tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda eksekusi perbaikan.

“Kalau memang serius, seharusnya langkah darurat sudah dilakukan sejak lama. Jangan tunggu ada korban lagi baru bergerak. Nyawa warga tidak boleh jadi bahan uji coba kebijakan,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya pada jalur-jalur rawan kecelakaan yang setiap hari dilintasi masyarakat dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga Pulau Taliabu.

Mawan Mawan
Editor
Mawan Mawan
Reporter