TALIABU – Perkembangan sepak bola di Kabupaten Pulau Taliabu terus menunjukkan arah yang positif. Hingga awal 2026, baru satu Sekolah Sepak Bola (SSB) yang resmi berbadan hukum dan terdaftar secara legal, sementara belasan SSB lainnya masih dalam proses pengurusan badan hukum untuk dapat terdaftar secara resmi di bawah naungan PSSI.
SSB tersebut adalah SSB Satya Perkasa, yang kini tercatat sebagai SSB pertama dan satu-satunya di Pulau Taliabu yang telah memiliki legalitas lengkap. Keberadaan SSB Satya Perkasa dinilai menjadi tonggak awal pembinaan sepak bola usia dini yang lebih profesional, terarah, dan berkelanjutan di daerah tersebut.
Atas capaian itu, Ketua PSSI Kabupaten Pulau Taliabu, Mislan Syarif, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengelola dan pelatih SSB Satya Perkasa yang dinilai memiliki komitmen kuat membangun sepak bola sesuai regulasi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PSSI Kabupaten Pulau Taliabu memberikan bantuan perlengkapan latihan berupa bola kaki, rompi latihan, serta Papan Strategi Pelatih (Coach Board/Tactic Board) guna menunjang kualitas latihan dan pembinaan atlet muda.
Mislan Syarif menegaskan bahwa legalitas SSB merupakan syarat penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang tertib dan berjenjang.
“SSB yang berbadan hukum adalah fondasi utama pembinaan sepak bola. Dengan legalitas yang jelas, pembinaan bisa berjalan terukur, berkelanjutan, dan sesuai regulasi. Kami berharap SSB Satya Perkasa menjadi contoh dan motivasi bagi SSB lainnya di Pulau Taliabu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat sejumlah SSB yang sedang dalam proses pengurusan badan hukum agar dapat terdaftar secara resmi di PSSI Kabupaten Pulau Taliabu. SSB tersebut antara lain:
SSB Dharbost
SSB Lipumena
SSB Rajawali Maluli
SSB Rajawali Sahu
SSB Bintang Timur
SSB Tabona United
SSB Raja Selatan
Menurut Mislan, PSSI Taliabu berkomitmen memberikan pendampingan administrasi dan teknis kepada SSB-SSB tersebut agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain SSB, Mislan juga menaruh harapan besar agar klub-klub sepak bola di Pulau Taliabu turut membenahi legalitas dan mendaftarkan diri secara resmi ke PSSI.
“Bukan hanya SSB, tetapi klub-klub sepak bola juga harus terdaftar secara resmi agar bisa masuk dalam sistem kompetisi dan pembinaan PSSI. Ini penting untuk menciptakan sepak bola Taliabu yang tertib dan profesional,” tegasnya.
Dengan bertambahnya SSB dan klub yang memiliki legalitas resmi, PSSI Kabupaten Pulau Taliabu berharap pembinaan sepak bola di daerah ini semakin maju dan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional.


